Minggu, 10 Februari 2019

Dua Petani Ngawi Meninggal Keracunan Gas


Dua petani masyarakat Desa Waruktengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur meninggal serta satu yang lain gawat disangka karena hirup gas beracun di sumur irigasi waktu akan menempatkan mesin pompa air. "Ada dua korban wafat serta satu korban tidak sadarkan diri. Disangka karena hirup gas beracun dalam sumur waktu melakukan perbaikan mesin pompa air diesel," kata Kapolsek Pangkur AKP Samuji pada wartawan, Minggu (10/2/2019), seperti diambil Pada. 

Korban meninggal ialah Samuji (40) yang disebut pemilik sumur serta mesin pompa air dan Jito (35). Sedang korban tidak sadarkan diri serta dibawa ke Puskesmas Pangkur ialah Pardi (60). Menurutnya, berdasar pada info saksi, peristiwa itu berawal waktu beberapa petani akan melakukan perbaikan sumur irigasi punya Samuji yang ada di dalam area persawahan Desa Waruktengah pada Sabtu (9/2/2019) sore. 

Waktu itu, Samuji serta Jito masuk ke sumur sedalam lima mtr. untuk menempatkan mesin pompa air. Sesudah beberapa lama masuk, kedua-duanya langsung lemas, disangka karena hirup gas beracun. Lihat keadaan ke-2 temannya lemas, Pardi pada akhirnya turun ke sumur untuk memberi pertolongan. Akan tetapi malang, Pardi ikut juga lemas. Beberapa petani yang masih tetap bertahan diatas lalu turun memberi pertolongan dengan memakai tali pengaman. 

Akan tetapi sayangnya, mereka cuma dapat mengusung serta selamatkan Pardi serta langsung dibawa ke Puskesmas ditempat. Sedang untuk mengevakuasi korban Samuji serta Jito, beberapa petani mencari pertolongan masyarakat serta melapor ke Polsek Pangkur. Sesaat, korban Samuji serta Jito yang lumayan lama terjerat dalam sumur sukses dievakuasi telah dalam kondisi meninggal. Proses evakuasi kedua-duanya berjalan lama sampai mendekati Minggu (10/2/2019) pagi hari. 

"Korban meninggal sebab kelamaan terjerat dalam sumur yang banyak gas beracun. Team SAR serta polisi mesti memakai alat spesial untuk mengevakuasi beberapa korban sebab banyak gas beracun dalam sumur," kata salah satunya anggota team SAR, Broto Sanjoyo. Sesudah sukses dievakuasi, jasad ke-2 korban dibawa ke Puskesmas Pangkur untuk proses visum. Jasad lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Hasil penyidikan polisi ditempat mengatakan, pemicu kematian ke-2 korban ialah murni sebab kecelakaan kerja, yaitu keracunan gas dari dalam sumur. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar