Rabu, 18 Juli 2018

Pedagang Bakso Keliling Berkesempatan Tunaikan Ibadah Haji


Berangkat Haji merupakan sebuah misteri Ilahi dan hidayah yang tidak bisa didapatkan semua umat Islam. Karena terkadang masyarakat yang mampu belum tentu melaksanakan ibadah suci yang menjadi Rukun Islam kelima tersebut.

Hal itulah yang terjadi pada Linda Safitri (32) yang masih berstatus lajang, warga Jalan Sumarsono Gang Mesjid, Kecamatan Medan Helvetia, Medan‎ yang sehari-harinya jualan Mie Ayam dan Bakso. Tahun ini ia bisa berangkat pergi haji ke tanah suci Mekkah melalui Embarkasi Medan.

Walaupun kondisi keuangan pas-pasan tidak menyurutkan niat baiknya. Linda menyisihkan sedikit demi sedikit keuntungannya yang di dapat dari hasil menjual bakso untuk modal berangkat haji tahun 2018 ini.

"Saya menabung selama tujuh tahun. Karena, niat untuk menunaikan rukun Islam ke lima. Allah memberikan kemudahan dan melancarkan niat baik saya mengumpulkan uang berangkat pergi haji," kata Linda, Rabu (18/7/2018).

"Awalnya menabung uang untuk memberangkat ayah ke Tanah Suci. Tapi ayah menolak untuk berangkat menunaikan ibadah haji. Karena, belum ada kesiapan diri. Kemudian saya menggantikan posisi ayah," ungkap Linda.

Linda menceritakan bahwa ia mengumpulkan uang tidak bisa sekaligus banyak. Makanya dalam doa Linda selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT bila uangnya nanti sudah terkumpul, akan dipergunakan untuk memberangkatkan ayahnya pergi haji.

"Alhamdulillah setelah berjuang mengumpulkan uang dari tahun 2004, sekitar tahun 2011 Tepatnya pas bulan Puasa itu ketika itu, saya bilang sama ayah ayok ke Bank, saya mau berangkatkan ayah haji," katanya.

"Tapi, ayah saya tidak mau. Saya rayu lagi, ayah tidak mau. Karena ayah bilang belum siap. Makanya saya berangkat haji lah menggantikan posisi ayah," sambungnya.

Lebih lanjut, Linda menjelaskan bahwa ia berjualan ‎Mie Ayam dan Bakso di depan Gedung DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol, Medan, Sumatera Utara, sudah sejak lama. Linda mengakui sudah berjualan Mie Ayam dan Bakso selama 22 tahun atau lebih tepatnya semenjak masih remaja.

Sebenarnya sejak tahun 2004 lalu, Linda sudah menyisihkan uang keuntungan berjualan Mie Ayam setiap hari untuk biaya berangkat haji. Kemudian tahun 2011 mendaftarkan diri dan selama tujuh tahun menunggu untuk diberangkatkan haji dan tahun 2018 ini adalah kesempatan Linda berangkat haji melalui embarkasih Medan untuk pertama kalinya.

Linda mengaku hari ini juga, dirinya ikut dalam acara tepung tawar calon haji bersama ribuan calon haji embarkasih Medan, yang diselenggarakan di Lapangan Merdeka, Medan.

Acara tepung tawar calon haji itu, dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Medan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara.

"Saya masuk rombongan haji Kloter 17 Embarkasih Medan‎ dan berangkat tanggal 8 Agustus 2018 mendatang," pungkas Linda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar