Minggu, 06 Januari 2019

NASA Sukses Abadikan Penampakan Manusia Salju di Ruangan Angkasa


Ultima Thule, satu objek es di ruangan angkasa yang berjarak seputar 6,4 miliar km. dari matahari, terlihat berupa seperti manusia salju raksasa. 

Citra terjelas dari objek itu barusan sukses diamankan oleh misi New Horizons garapan NASA pada Selasa 1 Januari, dan diumumkan ke publik lewat pertemuan wartawan, satu hari sesudahnya. 

Diambil dari The Straits Times pada Kamis (3/1/2019), beberapa ilmuwan sekarang meyakini jika Ultima Thule adalah benda angkasa, dimana jaman dulu, ialah dua benda angkasa berlainan, yang lalu menyatu menjadi "kontak biner". 

Periset penting pada misi itu, Profesor S Alan Stern, menjelaskan jika bentuk manusia salju itu hampir belum pernah beralih pada fisik Ultime Thule semenjak kira-kira 4,5 miliar tahun kemarin. 

"Pelajari Ultima Thule bisa memberikan wacana baru mengenai bagaimana Bumi serta planet-planet lainnya tercipta," tutur Profesor Stern. 

Dalam launching citra resminya, beberapa ilmuwan menunjukka satu gambar buram mengenai manusia salju ruangan angkasa itu dari jarak 800 ribu km.. 

Pemungutan citra objek ruangan angkasa dengan nama lainnya MU69 itu dikerjakan saat tidak lebih dari 6 menit sebelum terbang menajuh (flyby). 

Serangkaian info visual pertama dari objek yang mirip pin bowling itu datang di Bumi pada Selasa sore. 

Perhatian Banyak Ilmuwan Antariksa 

Lebih dari 100 ilmuwan, termasuk juga Heidi B. Hammel, seseorang ilmuwan planet serta penghubung alat untuk team sains, bergabung pada jam 8 malam --di hari yang sama-- untuk lakukan penilaian selekasnya. 

"Kebanyakan orang berada di sana. Mereka semua ingin memandangnya. Saat citra itu muncul, kami semua bertepuk tangan suka, serta diskusi juga selekasnya diawali sesudahnya," kata Hammel. 

Semua Ilmuwan planet mengakui tidak pernah lihat dengan jelas objek Ultima Thule yang memiliki bentuk mirip manusia salju. 

Diprediksikan jika objek ruangan angkasa itu ialah fragmen sedingin es yang menyatu lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu, serta yang masih membeku di sabuk Kuiper tata surya semenjak sesudahnya, seputar 6,4 miliar km. dari Matahari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar