Selasa, 08 Januari 2019

Negara dengan Tingkat Perdagangan Orang Paling besar di Dunia


Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebutkan praktek perdagangan manusia serta seksual, bisa digolongkan menjadi kejahatan pada kemanusiaan. Guterres mengatakan aksi menekan untuk memberantas perdagangan manusia, serta menuturkan video yang tersebar luas belakangan ini mengenai beberapa migran Afrika yang di jual menjadi budak di Libya, 

Sampai kini masalah perdagangan manusia masih tetap sering berlangsung. Wanita jadi korban pentingnya. Banyak mereka dipekerjakan menjadi PSK. 

Lantas, negara manakah saja yang mempunyai tingkat perdagangan manusia tertinggi dalam dunia? 


1. Bangladesh 

Bangladesh menempati rangking pertama menjadi negara dengan jumlahnya perdagangan manusia paling tinggi dalam dunia. Bahkan juga, negara ini disebutkan jadi lokasi yang menghubungkan negara lainnya untuk lakukan praktek sama. 

Korban akan dipekerjakan, anak-anak terpenting wanita akan dimasukan ke tempat prostitusi. Bahkan juga, mereka diminta untuk jual organ tubuhnya. 


2. Brasil 

Prostitusi di Brasil menjamur. Beberapa wanita yang dipekerjakan berasal hasil dari perdagangan manusia di negaranya sendiri. Perihal ini dikarenakan oleh terdapatnya margin yang besar sekali pada si kaya serta si miskin. Bahkan juga beberapa turis yang hadir ke Brasil cuma untuk berkencan dengan pekerja sex komersial disana. 

Ada undang-undang yang menentang perihal ini di Brasil, tapi pemerintah butuh berupaya lebih keras untuk membuat lebih efisien. 


3. Pakistan 

Prostitusi ialah permasalahan besar di negara ini. Perdagangan manusia mengarah pada wanita yang dijebak lantas dipekerjakan menjadi PSK. Perihal ini jadi keprihatinan besar buat penduduk dunia. Karena, pelaku tidak bertanggungjawab manfaatkan hal tersebut untuk kebutuhan pribadi. 


4. Nepal 

Tidak cuma wanita, lelaki pun jadikan korban perdagangan manusia di Nepal. Umumnya dari mereka di jual ke India. Sebab banyak penduduknya yang kerja keras, pelaku tidak bertanggungjawab manfaatkan perihal ini serta jual mereka. 

Banyak dari korban yang dijanjikan untuk kerja di kota dengan pekerjaan yang wajar. Akan tetapi faktanya, mereka justru diminta kerja di tempat yang jelek. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar