Sabtu, 23 Februari 2019

Hari Perduli Sampah Nasional Menteri LHK Bersih-bersih di Pantai Kendal


Kementrian Lingkungan Hidup serta Kehutanan (KLHK) lakukan tindakan bersih-bersih sampah dalam rencana memperingati Hari Perduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh di hari ini. Tindakan bersih-bersih sampah dikerjakan di Pantai Sendang Sikucing, Kendal, Jawa Tengah, dengan dibarengi 2.000 orang dari beberapa komponen penduduk, pemerintah daerah, TNI, Polri, LSM perduli lingkungan, sampai pelajar. 

"Barusan kita telah ngumpulin (sampah) semenjak jam 6 (pagi), barusan ditimbang saya serta Ibu Bupati melihat itu kurang lebih hampir 100 kg dalam tempo 2 jam di pantai. Jadi terima kasih meskipun singkat, bermakna sampahnya dibikin bersih serta pantainya jadi cantik serta bersih," kata Menteri Lingkungan Hidup serta Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, di Pantai Sendang Sikucing, Kendal, Jawa Tengah. 

Siti ajak pada penduduk untuk perduli bersihkan sampah. Menurut dia, dari data Tubuh Pusat Statistik, angka ketidakpedulian penduduk pada sampah masih tetap cukuplah tinggi. 

"Jika dari ketidakpedulian ini salah satunya ukurannya permasalahan sampah, jadi di angka indeks itu angka tidak pedulinya 0,72, bertambah tidak perduli kembali. Angka-angka ini memberikan jika kita mesti terus-terusan bersama dengan penduduk, pemerintah, beberapa aktivis, serta semua komponen untuk kita terus-terusan bersihkan sampah," tutur Siti. 

Selanjutnya, Siti mengatakan dari riset yang dikerjakan KLHK temukan 37% sampah plastik ada di pantai. Dia juga mengharap terdapatnya langkah kerja bersama dengan penduduk. 

"Jika di pantai itu kurang lebih 37% sampah plastik. Berarti apakah? Berarti orang membawa plastik, barusan saya lihat ada tusuk sate, banyak botol-botol, jadi orang piknik itu dibawa plastiknya," kata Siti. 

"Dengan beberapa cara ini, jadi kita lakukan perbaikan-perbaikan serta langkah kerja bersama dengan semua penduduk," sambungnya. 

Siti juga menuturkan jika sampah sangat banyak di produksi oleh rumah tangga. Dia juga ajak penduduk untuk kurangi sampah diawali dari rumah semasing dengan memisah yang masih tetap dipakai serta di proses kembali. 

"Sampah ini sangat banyak hadir dari rumah tangga. Jadi jika saat ini baru dapat dikurangi 2-3% sangat banyak. Jadi berarti oleh kita-kita termasuk juga rumah saya pun serta di dalam rumah kita pun, jika sampah itu sampah saja. Nah ini mesti makin kita kurangi, berarti kita pilah dengan baik manakah yang dapat dipakai lagi, lantas manakah yang bisa saja produk yang lainnya jika di proses", katanya. 

Acara bersih pantai ini ikut didatangi oleh deretan Dirjen KLHK, Mirna Anisa sebagai Bupati Kendal, Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita, dana Kepala Dinas LHK Jawa Tengah, Teguh Parioni. Pekerjaan bersih-bersih sampah pun dikerjakan dengan serentak di sejumlah kota/kabupaten Jawa Tengah seperti Kendal, Tegal, Pemalang, Brebes, Jepara, Kebumen, Rembang, serta Batang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar