Senin, 11 Februari 2019

Kebakaran Tempat di Selandia Baru Akan Berjalan Sampai Maret


Kebakaran yang sudah mengakibatkan kerusakan beberapa Selandia Baru saat satu pekan paling akhir, menurut otoritas berkaitan, masih tetap mungkin selalu berkobar sampai Maret yang akan datang. 

Petugas pemadam kebakaran akan memutuskan merubah taktik dalam memerangi kobaran api Tasman pada Minggu malam, sesudah semenjak Selasa lantas, berupaya mengendalikannya. 

Diambil dari The Guardian pada Senin (11/2/2019), kebakaran meliputi lebih dari 2.300 hektar tempat, dengan panjang garis api sampai seputar 25 km.. 

Satu rumah dilaporkan hangus serta seputar 3.000 orang sudah dievakuasi dari lokasi Wakefield serta Pigeon Valley, di utara Pulau Selatan, Selandia Baru. 

Awal mulanya, sudah sempat muncul kecemasan jika angin kencang di hari Minggu akan jadi memperburuk keadaan kebakaran. 

"Akan tetapi, kelembapan yang nyatanya tambah tinggi dari prediksi, bermakna petugas pemadam kebakaran mempunyai hari yang baik untuk mengatur api," kata John Sutton, manajer regional unit pemadam kebakaran serta darurat, di hari Senin. 

Sutton menjelaskan Minggu malam ialah "salah satunya peristiwa sangat sunyi" yang ditemui beberapa petugas pemadam kebakaran, dimana sangat mungkin mereka semakin banyak mengatur kobaran api. 

"Konsentrasi kami sekarang ini ialah hentikan laju api di tanah, serta berusaha menguatkan pengendalian di seputar batas ruang panas dari kebakaran. Kami sudah membuat perkembangan yang berarti," kata Sutton. 

Akan tetapi, ia memperingatkan jika "pertempuran menantang api" belumlah selesai. 

"Masih tetap sangat banyak ruang yang terserang efek panas, walau tidak terbakar. Ini terpenting untuk ditangani selekasnya supaya kemampuan api cepat melemah," ingat Sutton. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar